cerpen ini hiburan semata
dramatis tapi humoris..
semoga sukaa ceritanyaa :)
jihan yang sedang asyik denger musik sambil sesekali menyeruput pop ice cappucinonya tiba tiba berdiri dengan kesalnya. "woi ati ati dong kalo jalan" "sorry han, perut gue darurat" "ahelah gue kira siapa, ternyata elo lol, urusan makan aja ampe nabra gue? huft" ternyata lolly yang bertubuh sedikit kurus cenderung gendut yang menabrak jihan sampe pop ice nya tumpah. Mereka sudah 3 tahun berteman baik tepatnya disaat mereka sama sama masuk di SMA terpilih di jakarta. sambil membawa semangkuk mie ayam lolly menghampiri jihan yang tengah membersihkan bajunya karena tumpahan pop-ice"sorry yaa han , tadi gue khilaf haha" "udah gue maafin ko sejak nenek lu masih single " "haha baik banget temen gue ini" "et?? tapi ada syaratnya"lolly memberhentikan santapannya dan melontarkan pertanyaan . "jangan bilang lo nyuruh gue pulang jalan sendirian lagi, karena elo mau jalan sama akmal?" "temen gue pinter juga yaa,yaudah gue mau jalan dulu, makasih yaa lolly.." "eeehh jihan tungguuu, guekan belom bilang iya!!" keluhan lolly siasia karena jihan berlari secepat sukoi menabrak gunung krakatau *ngaco-_-
dramatis tapi humoris..
semoga sukaa ceritanyaa :)
jihan yang sedang asyik denger musik sambil sesekali menyeruput pop ice cappucinonya tiba tiba berdiri dengan kesalnya. "woi ati ati dong kalo jalan" "sorry han, perut gue darurat" "ahelah gue kira siapa, ternyata elo lol, urusan makan aja ampe nabra gue? huft" ternyata lolly yang bertubuh sedikit kurus cenderung gendut yang menabrak jihan sampe pop ice nya tumpah. Mereka sudah 3 tahun berteman baik tepatnya disaat mereka sama sama masuk di SMA terpilih di jakarta. sambil membawa semangkuk mie ayam lolly menghampiri jihan yang tengah membersihkan bajunya karena tumpahan pop-ice"sorry yaa han , tadi gue khilaf haha" "udah gue maafin ko sejak nenek lu masih single " "haha baik banget temen gue ini" "et?? tapi ada syaratnya"lolly memberhentikan santapannya dan melontarkan pertanyaan . "jangan bilang lo nyuruh gue pulang jalan sendirian lagi, karena elo mau jalan sama akmal?" "temen gue pinter juga yaa,yaudah gue mau jalan dulu, makasih yaa lolly.." "eeehh jihan tungguuu, guekan belom bilang iya!!" keluhan lolly siasia karena jihan berlari secepat sukoi menabrak gunung krakatau *ngaco-_-
belum sampai di gerbang sekolah , tatapan akmal yang tajam memperhatikan jihan yang berjalan menuju ke arahnya. "hai mal, ada apa nyuruh gue kesini? mau pulang bareng lagi ya? yuk !" akmal hanya diam, dia seakan sedang menyembunyikan sesuatu. "kenapa lagi sih say? ko malah diem? "han? sebenernya gue mau pamit sama lu" "pamit?? pamitnya nanti aja kalo gue udah dirumah, tumben banget mau pulang aja pamit dulu haha" "gue serius han!" akmal mengeraskan nada suaranya dan keadaan menjadi diam dan hening."gue mau berangkat ke singapore sekarang, karena bokap ada tugas dadakan disana. dan gue gabisa terusin ini sama lu. karena gue gak akan balik ke sini lagi"tanpa disadari air mata jihan menetes. "lu serius mal? please bilang ke gue , kalo lu tadi bercnda" "buat apa gue bercanda untuk masalh kaya gini, gue udah gak ada waktu lagi, good bye and I miss you"dengan langkah kecil perlahan akmal meninggalkan jihan yang masih berdiri lemah di pinggir gerbang.
pagi hari yang gelap, seakan ikut bersedih melihat jihan yang harus melewatkan hari pertamanya tanpa cinta.sambil mengemil sebungkus chiki potatos lolly melontarkan pertanyaan ."eh han? lo kenpa? daritadi gue perhatiin diem aja" gue ancur loll" "haa? maksud lo??" belum sempat menjelaskan seorang cowok berjaket merah datang menghampiri mereka "permisi? kelas 12A dimana ya?? "eh?? siapa yaa? ko gue gak pernah liat cowok seganteng elo disekolah kita, anak baru yaa???" kagum lolly. "iyaa gue baru pindah ke jakarta, oiya kenalin, gue ronald" "gue lolly, ini temen gue jihan, lo masuk kelas 12A? itu kelas kitaa, masuk bareng aja yuk" akhirnya mereka bertiga menuju ke kelas dan tak sepatah kata pun keluar dari mulut jihan.
1 pekan berlalu, jihan tampak sangat kehilangan sebagian hidupnya sebagian jiwanya dan sebagian nafasnya *gue lebih lebihin biar dramatis :Pdipohon tepat dibelakang sekolah, dia merenung seakan berharap akmal datang menghampirinya"jihan??" "akmal??" dia menoleh kebelakang "eh sorry gue fikir tadi.." "iyaa gapapa ko" potong ronald. "pulang sekolah mau ikut gue gak? temenin gue keliling kota lu, maklum guekan orang baru, daripada lu gak ada kegiatan? dan terus terusan sedih gini?" jihan melirik cowok itu. "please? mau kan? hanya senyum kecil yang menjadi jawaban jihan, ronald mengganggap dia menyetujui ajakannya
"kita mau kemana sih? jangan ngebut gue takut!" "udah tenang aja sebentar lagi nyampe ko" tak lama motor ronald berenti tepat di sebuah... "pantai??" "iyaa , gue suka banget sama pantai, ombaknya itu bisa nenangin kita dan buat kita lupa sama masalah masalah kita, makanya gue ajak lu kesini" hati jihan berbicara. pantai? kenapa pantai? akmal? pantai? ini tempat gue, ini tempat kita ! kenapa dia ninggalin gue, gue benci dia!! . tak lama jihan berteriak "GUE MAU PULANG!" ronald bingung dengan keadaan ini, dia berusaha menghibur cewek yang jadi mengisi hatinya saat ini tetapi salah. apa jihan phobia pantai? akhirnya dia mengantar jihan pulang kerumah orang tuanya (pulangkan saja aku pada ibuku atau ayahkuu..) *abaikan
3 bulan berlalu-
han lo mau kaya gini terus??? lo liat ronald dia selalu ada buat lo! ngapain lu mikrin cowok yang udah pergi ! sadar han! lolly mencoba menasehati jihan.jihan terdiam dengan ucapan lolly dia merasa bahwa dia terjebak nostalgia *raisa mana raisa??"lolly bener, gue gak boleh gini terus, gue harus buka lembaran baru , sekarang hanya ronald bukan akmal. "thanks loll udah ngingetin, gue akan coba jalanin hidup lagi sama ronald
bel pulang-"han, besok ikut gue yuk, ke resepsi pernikahan abang gue . sekalian gue kenalin elo sama keluarga gue" "hhmm okee, asal dijemput yaa" "siap nyonyaa"
besoknya- *dicepetin bro durasi :P dengan gaun putih disertai kado pernikahan yang iya buat semalam , jihan menunggu ronald di halaman rumahnya *yaialah masa di halte busway nunggunye-__-"cantiknyaa bidadariku ini hehe" "apasih kamu, udah yuk berangkat"akhirnya mobil jazz biru itu meluncur ke tempat tujuan."taaraa udah sampe nih, turun yuk" entah kenapa perasaan jihan amburadul *bahasa apaan tuh? (",)entah kenapa perasaaan jihan kalut, kacau, seperti ingin menangis tanpa sebab. hello???? jihan?? "ha? iya nal?" "udah sampe sayang" "ohh sudah sampai yaa" ronald bingung. akhirnyamereka turun dan berjalan di red karpet *berasa pejabat
pintu besar yang terpampang nyata , melintang dii katulistiwa serta cetar membahana dibuka ronald dengan gagahnya..
AKMAL???? kado berselimut bunga dan tulisan "selamat menempuh hidup baru" harus jatuh dengan mengenaskan."lo kenal sama abang gue han?" "jihan berlari keluar tanpa pamit dan meninggalkan pesta itu secepet keong lagi maraton .tanpa berfikir panjang ronald mengejarnyaa"lo kenapa han? han? lo kenapa!!? jawab guee!biar dramatis ujan pun turun dengan derasnya wkwk"DIA! ABANG LO! AKMAL YANG UDAH BUAT GUE HANCUR!! DAN SEKARANG DIA NIKAH SAMA ORANG LAIN??? secepet itu dia lupain semuanyaa??"pelukan ronald menenangkan suasana sejenak *yang jomblo jangan envy yee, oke mblo? lanjut-"ini takdir han, lo harus terima semuanya, dia udah dijodohin sama bokap gue untuk hidup sama ka clara dan akmal setuju, karena dia akan tinggal di singapore selamanya. dia gak mungkin sama lu , jarak yang jadi jawabannya han.
di balik hujan yang didampingi halilintar beserta nia gara gara dan pasukan biang lala *apasih-_-"akmal menghampiri mereka. dan mengucapkan sebait kata
"cinta tak akan pernah ada jika kita tidak bersama,cinta tak akan hidup jika kita terus terpisah dan cinta tidak akan sempurna jika kita tidak bersatu"
selama gue jauh, ronald yang nemenin hari hari lu, dan dia berhasil gantiin gue di hati lu, dengerin gue! dia sayang sama lu seperti gue sayangin lo sampe kapanpun, inget han :) cinta saling melengkapi, bukan menjauhi.
jihan sadar bahwa keadaan memang tak menyetujui dia bersama akmal, dan dia sadar bahwa tuhan telah mengirimkan pengganti akmal yang selalu ada untuk dia, dan bisa terus disamping dia.hujan meredaa, seakan menjelaskan bahwa cinta telah terungkap. dengan mobil verary disetai rangkaian bunga pernikahan akmal dan clara pergi meninggalkan mereka.Jihan menatap Ronald dengan senyumannya yang manis semanis yang nulis wkwk akhirnya mereka menyebutkan sebait kata yang telah terikat di hatinya
"cinta tak akan pernah ada jika kita tidak bersama,cinta tak akan pernah hidup jika kita terus terpisah dan cinta tidak akan sempurna jika kita tidak bersatu"
I hope you will be the last :)
@fatimahhh_