Sabtu, 11 Januari 2014

Observasi Produksi Tempe

Hai Blogger(: Mau bagi bagi pengalaman nih buat kalian, sebenernya ini tugas kewirausahaan disekolah aku. yah sekolah di menengah kejuruan memang menuntut kita untuk tidak hanya pintar dibidang formal aja tapi juga aktif pengamati peluang usaha agar kita siap untuk terjun ke dunia kerja :) so? ini salah satu observasi saya.

Tempe adalah makanan yang terbuat dari biji-bijian, bungkil dan ampas-ampas tertentu yang diolah dengan cara fermentasi dengan menggunakan ragi tempe sehingga tumbuh jamur kapang yang akhirnya membentuk tempe. Saat ini tempe menjadi lauk pauk yang populer, murah dan gurih serta kaya gizi sehingga banyak disukai. Hingga di belahan dunia manapun namanya tetap tempe atau tempeh.

Saya mengunjungi sebuah usaha rumahan yang memproduksi tempe, dan saya bertemu dengan pemniliknya bernama Ibu Uswatun Hasanah, beliau mengaku sudah menjalani usahanya selama 10 tahun. Alamat usaha beliau di jl. Tipar Selatan Rt 01/05 jakarta-Utara.

Bahan-bahan yang diperlukan untuk proses pembuatan tempe sangatlah sederhana. Yaitu kacang kedelai dan ragi tempe. serta bahan pelengkap lainnya seperti : plastik dan daun pisang.
Bu Uswatun hasanah yang akrab dipanggil Bu anah dapat memproduksi kacang kedelei 40kg dalam sehari.

Harga kacang kedelei /kilo     = Rp. 8.500
Jadi dalam sehari Bu anah mengeluarkan bagdet untuk kacang kedelei sebesar 40kg X Rp8.500   =  Rp.340.000
Selain kacang Kedelei Bu ana membeli 1 bungkus Ragi tempe seharga Rp.15.000 dan daun pisang+plastik seharga Rp.20.000

Kedelei                         = Rp.340.000
Ragi Tempe                   = Rp.15.000
Daun pisang + plastik     = Rp.20.000
-------------------------------------------------
TOTAL MODAL         = Rp. 375.000

PROSES PEMBUATAN

Pertama tama , Kacang kedelei di rebus selama kurang lebih 2 jam, proses ini berguna untuk melunakan tekstur kacang kedelei agar mudah dihancurkan pada proses penggilingan.


Yang kedua, Kedelei yang sudah direbus di cuci dan direndam selama 1 hari 1 malam.


Proses ketika yaitu proses penggilingan tempe, didalam penggilingan ada yang menggunakan mesin penggiling, ada juga yang menggunakan cara tradisional

Setelah proses penggilingan, Kedelei diayak (dipisahkan dari kulitnya) dan dicampurkan ragi tempe hingga merata, lalu ditiriskan.


   
Tempe yang sudah ditiriskan lalu dicetak dan didiamkan selama 2 hari 2 malam.
Proses terakhir adalah pengemasan tempe :)

Tempe siap dipasarkaaaann
 
Bu anah memasarkan Produksi tempenya ke sebuah pasar di daerah Kelapa Gading jakarta Utara dengan harga satuan Rp.6000 
Dalam sehari Bu anah mampu mengantongkan uang Rp.600.000 dari hasil penjualan tempe.
Dipotong modal sebesar Rp. 375.000 dan upah tenaga kerja sebesar Rp.70.000 (2 karyawan).
Keuntungan Kotor     =   Rp.600.000
Modal                       = - Rp.375.000
Upah Tenaga Kerja   = -  Rp.70.000
-----------------------------------------------
Keuntungan Bersih / hari =  Rp.150.5000
 Demikian observasi dari saya, semoga bermanfaat. Follow me @stftmhh on twitter https://twitter.com/stftmhh

Rabu, 13 November 2013

This is My World

Menyukai seseorang adalah awal dimana kita melihat dan memperhatikannya , menyayangi seseorang adalah dimana kita telah mengenal pribadinya, kehidupannya dan perasaannya, dan mencintai seseorang adalah akhir dimana kita telah masuk kedalam dunianya, dan menerimanya bukan dengan alasan, tetapi dengan ketulusan.

Terkadang Orang yang kita sayang bukan orang yang kita inginkan, dan terkadang pula orang yang kita inginkan belum tentu pantas menjadi orang yang kita sayang.

Ketika kita menyayangi seseorang pasti kita ingin dia menjadi yang terbaik dalam segala hal, terutama dalam bersikap dan melakukan tindakan. Jika kita telah menyayangi seseorang, pasti kita akan mengutamakan nya dari semua yang ada di kehidupan kita, seperti teman-
 Tetapi kita juga pasti menginginkan orang yang kita sayang bisa masuk dalam kehidupan kita dan berperan dengan selayaknya. bagaimana jika seseorang yang kita sayang tidak ingin memasuki kehidupan kita? tidak ingin melihat dunia kita?  apakah kita akan memilih untuk pergi ke dunianya? atau kita masih menjalani dunia kita ?

di dalam hidup pasti ada pilihan, jalani atau akhiri, lewati atau jauhi, maju atau mundur, sukses atau gagal .
Semua pilihan bukan didasari dari perasaan sayang. ketika kita mendapat suatu pilihan, meninggalkan kebiasaan kita dengan dunia pertemanan  atau kehilangan seseorang yang hadir membawa kebahagiaan ?

Dia tak pernah tau sayang ini untuk dia , dan dia tidak ingin tau pertemanan itu seperti apa, karena yang dia fikirkan hanya satu "kedekatan" tanpa dia tau arti kedekatan itu apa.

Jika aku memilih dunia ku, bukan berarti kamu tidak berarti, dan jika aku menjauhi duniaku bukan berarti karena kamu yang terbaik, karena faktanya,tanpa kalian duniaku bukan apa apa

semua itu bukan pilihan, jangan paksa aku untuk memilih, karena kamu termasuk dalam duniaku, dan mereka adalah awal dimana aku membuat dunia.

aku tidak butuh kamu !
aku juga tidak butuh mereka !
Tapi aku butuh, duniaku.
karena aku butuh kamu,dan mereka♥

Jumat, 23 Agustus 2013

Aku Hanya Makhluk Kecil bagi-Mu


Kini aku menjalani kehidupan baru, tulisan baru,cerita baru,dan harapan baru. aku tau kehidupan dimasa lalu ku begitu berat tetapi akupun sadar bahwa disana masih banyak hal yang harus aku perbuat. Tuhan.. aku hanya makhluk kecil yang mudah terbawa akan kekhilafan, yang mudah terperosot akan hal hal kemaksiatan, dan mudah tergelincir akan hal hal yang bisa berbuah penyesalan. Bantu aku tuhan.. bantu aku untuk selalu ada di dekatmu, jauhkan aku dari orang orang yang ingin mendekatiku, hanya untuk membawaku jauh dari-mu. Mungkin aku tak pantas untuk meminta banyak hal padamu karena aku belum sepenuhnya menjalankan perintah perintahmu, tetapi aku punya harapan kecil untuk hidupku, karna aku tau, hanya engkau yang dapat membuat segalanya sempurna.

Aku ingin keluarga kecilku adalah orang orang pilihanmu, bantu kami untuk menjaga hati kami dari rasa kebencian, bantu kami agar kami tidak buta akan harta dan kemewahan dunia, bantu kami untuk saling mencintai satu sama lain, dan buka hati kami untuk tak melupakan namamu di rumah kecil kami. Limpahkanlah harta yang berkah dan bermanfaat untuk hidup kami, dan jauhkanlah kami dari harta harta kotor yang tidak engkau ridhoi. bimbinglah kami, berikan kami petunjuk dan lindungilah kami dari semua orang yang ingin menzolimi kami.

Ya allah, aku ingin hidup ku lebih berguna, ampunilah segala dosaku dimasa lalu, dan berikanlah aku jalan terang agar aku dapat menyertai namamu disetiap langkah dan perbuatanku. berikanlah aku seseorang yang bisa menjadikanku makhluk yang lebih baik, yang bisa membimbimg dan menyelamatkanku dari hal hal yang engkau murkai.

                     Ya allah, tak dapat aku katakan berapa banyak dosa yang telah aku perbuat , dan aku bersujud dirumahmu untuk memohon ampunan atas segala dosaku, bertasbih dengan menyebut asmamu dan menangis akan kemurahan dan kasih sayangmu. berikanlah aku umur yang panjang agar aku dapat menutupi semua dosaku dengan perbuatan yang engkau ridhoi.


ربنا أتينا فيد دنيا حسناتن و فل آخرتي حسناتن و قناء عذابنار

 “Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanatan wa fil aakhirati hasanaatan wa qinaa ‘azaaban naari”

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka. (Q.S. al-Baqarah [2]: 201)”

@Fatimahhh_

Senin, 17 Juni 2013

Semua Berhak menjelaskan

Mau ngepost cerpen lagi nih
daripada liburan stay alone dirumah, entah mau ngapain mending baca cerpen gue inii wkwk
ceritanyaa tentang keluargaa, dan gue jadiin singkat biar langsung ketemu intinyaa. soo?? tunggu apa?? yuuuukk ikutin ceritanyaa. semoga suka(:

 
disaat Mama dara menyibukan wktu di dapur Dita duduk Di sofa kesayangannya, Ia memandang album foto dengan tatapan kosong
" Litaa, yuk kita makan dulu. Mama udah siapin udang goreng tepung kesukaanmu." Lita mengalihkan ajakan mamanya "apa gak ada 1 pun poto papah? aku udah besar mah, aku harus tau siapa papah ku! kenapa mama diem ? aku gamau gini terus mah, aku mau cari papah !!!! maaah? dengerin aku!" ajakan makan Dara sepertinya hancur saat Lita melontarkan pertanyaan, Dara hanya diam dan berjalan menuju kamarnyaa. "Terserah kalo mamah gamau ngasih tau aku Dimana papah, Bahkan Namanya pun mamah gak ngasih tau aku, aku akan tetep cari papah" tak sadar air mata Dara keluar dengan sendirinyaa.

 "Lit ? ke kantin yoo?? udah gausah kekelas, Bu Tini kan cuti dan belom ada guru penggantinyaa, jadi jam matematika kali ini free" ajakan Hery dijawab hanya dengan senyuman kecil.
Di bangku samping Lita dan Hery duduk ditemani 2 gelas jus dan makanan kecil. tempat ini memang tempat favorit mereka, karena dari sini , mereka bisa liat seluruh keadaan kantin, dan bangku ini dapet nilai plus karena letaknya didekat kolam ikan milik sekolah. sedang asyik menyantap cemilan, mereka dikejutkan dengan seorang yang tak mereka kenal menghampiri mereka. "permisi.." "eh? iyaa pak ada apa yaa?" "saya mau tanyaa, kelas 11A dimana ya?" "kelas 11A? itu kelas kita pak, ada perlu apa bapak ke kelas kita?" "ohh,bapak hanya ingin tau tempatnya, karena mulai besok bapak menggantikan Bu Tini untuk mengajar Matematika" Lita dan hery saling berpandangan, mereka sedikit kecewa dengan kehadiran beliau, bagi mereka matematika membosankan!. "oiya kenalkan nama bapak Yudi, Yudi Rehata" "Rehata??" Lita memotong pembicaraan "iyaa, kenapa nak?" "namanya sama kaya dia om Lita Rehataa" "ohh, mungkin itu kebetulan, yasudah bapak kekelas kalian dulu yaa, kalian lanjutin saja mengobrolnya" Liat tersenyum heran dan memandang guru itu sampai hilang dari pandangannya. Hery yang menyadari kebingungan Lita langsung mengagetkannya "woii! kenapa lo jadi bengong Lit?" "haa? hmm, engga ko, ini gue mau bayar dulu, lo mau sekalian gak?" "naah gitu donng, seneng gue kalo tiap hari kaya gini wkwk"

Keesokan Harinya Hujan mengguyur Kota jakarta, Hery yang Biasa menjemput Lita dengan motornya, Hari ini mengurungkan niatnyaa. Mereka lebih Memilih menungggu Angkutan Umum dibanding harus Mandi hujan sampai Sekolah. di Halte ujung jalan rumah Lita mereka menunggu..
"Her ! lo yakin kita gak akan telat? udah jam berapa nih??" Hery yang memeluk tasnya memang sedikit santai "udahlah tenang aja, pasti ada Toleransi ko dari sekolah, yah minimal masuk setengah lebih lamaa(:" Lita sedikit kesal dengan jawaban Hery, setelah 15menit mereka menunggu, sebuah mobil Avanza biru dengan sticker TIME IS MONEY didepannya berhenti didepan Lita. "kalian ngapain disini?" Hery langsung berdiri menghampiri "pak Yudi?? kita lagi nunggu angkutan umum pak" "bareng bapak sajaa, kalau nunggu angkutan bapak tidak jamin kalian sampai disekolah setengah jam. dan kalian gak akan bisa mengikuti pelajaran pertama. "tak berfikir panjang Hery langsung menarik Lita kedalam mobil.

"Makasih Pak atas tumpangannya" Lita yang sedikit basah keluar dari mobil itu dan berlari menuju aula sekolah. "Tunggu Lita,Pelajaran pertama kan pelajaran bapak, jadi kita bisa kekelas bersama" "betul tuh lit, ngapain sih lo buru buru , gurunya aja masih disini, iya gak pak?" hery menyambung obrolan mereka. dan mereka bertiga berjalan menuju kelas 11A.

 "Selamat pagi anak anak" "selamat Pagi paak" sepertinya kelas 11A belum mengenal sosok guru didepan mereka . "eh Lit? itu siapa? ko masuk ke kelas kita? mau abis dia sama bu Tini?" Hana yang duduk disamping Lita melontarkan banyak pertanyaan "tenang aja, bu tini cuti, dia yang akan jadi guru ke dua yang kita bosenin setelah bu tini" "what? mksd lo ini guru penggantinyaa?" 'ehem" pak yudi melirik Lita dan Hana yang sedang berbisik. 'oke anak anak saya akan mulai pelajaran kita hari ini, tapi sebelumnya saya akan memperkenalkan diri saya. Nama sama Yudi Rehata dan kalian bisa panggil saya Pak yudi, selama sebulan saya yang akan menggantikan bu Tini untuk mengajar matrematika di kelas ini" setelah perkenalan pelajaran dimulai dan semua murid terlihat tenang. bertolak belakang dengan mengajaran bu tini yang terlihat tegang-

krrriiiiiiinnnggggg-
Bel yang menandakan pulang berbunyi dan Hujan sudah mereda. "yuk Lit kita pulang" "Guue ada latian padus untuk lomba minggu depan, lo duluan aja her" "yaah gue naek angkutan sendirian dong?" "yaaah gapapa sekali kali, mau gue pinjemin gitar biar lo gratis naik angkotnyaa? "sialan, emang muka gue ada tampang pengamen yaa? calon boyband terkenal nih haha, yaudah hati hati yaa non pulangnyaa, atau mau gue jemput?" "hhmm gausah deeh, pulang sendiri aja" "yaudahh gue pulang yaa chibii, dadababyyy;;))"

Lita bergegas menuju ruang seni musik untuk berlatih paduan suara~


1 jam penuh berlalu, latihan pun usai, Lita yang tampak lesu karena belum sempat sarapan dan melewatkan makan siang langsung berjalan menuju gerbang sekolah, tetapi ketika Lita melewati perpustakaan dia melihat pak Yudi yang senang duduk dipojok ruangan dengan sebuah buku tebal didepannyaa. belum sempat menyapa lita melihat bahwa buku itu adalah buku "BIODATA MURID KELAS 11" dan tepat saat pak yudi melihat Biodatanya "LITA REHATA,PEREMPUAN,LAHIR TANGGAL 5 JULI 1994,NAMA AYAH (-) NAMA IBU = DARA ADINDA'
"pak yudi??" buku tebal itu segera ditutupnyaa "Litaa? ka..kamu belum pulang nak?" dia tampak gugup akan kedatangan Lita" "tadi aku baru selesai berlatih padus pak, kenapa bapak melihat biodata saya?" "ee..ini..bapak" "apa bapak mengenal sayaa?" "mereka berdua terdiam beberapa saat, dan akhirnya pak Yudi mempersilahkan Lita untuk duduk. "ada apa pak?" "bapak ingin kamu tau satu hal, Lita Rehata adalah nama yang bapak berikan untuk anak pertama bapak, dan Dara Adinda adalah istri sah bapak" Lita terdiam dengan wajah yang sangat terkejut, iyaa baru menyadari bahwa Rehata adalah nama keluarganya. "jaa..jadi bapak itu?? "iyaa nak, bapak adalah ayahmu" tak sadar Lita telah meneteskan air mata, Orang yang selama ini dicarinya sudah ada dihadapannyaa. "papaaaah?" pelukan kasih seorang anak tertuang dengan mesranyaa. "aku hanya ingin bertanya satu hal, kenapa papah ninggalin aku dan mamah selama ini?" 


Jalan melati blok A dengan cat berwarna biru langit, Yudi dan Lita berdiri didepan rumah itu. "ayo pah, kita selesaikan semua ini" dengan langkah kecil mereka mengetuk rumah itu. "asalamualaikumm, maah?? aku pulang" "iyaa sebentar,, wa alaikum.....kamu???" tampaknya Dara terkejut akan kehadiran Yudi. "Lita masuk!!! ngapain kamu dengan orang ini" "mah, mah? dengerin papah dulu mahh" "kamu gatau Lita!!" "aku tau!! papah sudah cerita semuanyaa maah" "dengerin aku raa, aku ninggalin kamu untuk mengikuti kemauan mamahku, tetapi disaat aku pulang rumah itu sudah dijual, dan aku tidak tau kamu dimana, aku kehilangan jejak, belasan tahun aku cari kamu ra!!" "lalu perempuan itu?" "akuu menikahinya karena ibu raa, dia sakit leukimia dan umurnya hanya sebentar, aku ingin menjelaskan tetapi kamu langsung pergi dari acara pernikahan itu, 1 bulan kemudian dia meninggal" dan aku langsung cari kamuu!!"

"maafin papah yaa mah?" Dara terdiam, dan pelukan hangat Yudi menenangkan suasana itu.
Akhirnya kehangatan keluarga kecil itu kembali lagi.


Jangan pernah Ragu untuk memberi seseorang kesempatan, Karena kesempatan itu selalu ada untuk orang yang belajar dari kesalahan, jangan memberbesar masalah hanya karena kita tidak mau mendengar sebuah alasan, karena suatu kesalahan tidak lepas dari sebuah menjelasan.
 do not hesitate to explain.....

Jumat, 14 Juni 2013

Sekolah menengah pertama (finish)

Hai bloggggg !!!!! lama banget gue gak ngepost :" kali ini mau cerita yang happy happy ajaa .
pertama gue Lega banget karna gue Lulus :) . meski nem cenderung pas pasan siih-_- tapi itu bukan yang terpenting.
Yang terpenting adalah dimana guee bisa mulai kehidupan baruu dan ngelepas semua kenangan kisah atau apapun itu di SMP gue.. hufft rasanyaa selama 3 tahun ini gue gak ngerasa have fun ! terlebih karena 2 kelas yang gue lakonin IT'S SOO BAD !!!
ini kaya mimpi buruk yang jadi kenyataan. .

hhmm oke lanjut~

Niat gue sih mau lanjut ke SMK guys, Tujuannya biar gue bisa sedikit lebih mandiri dan gak buang buang waktu, jadii kan bisa kuliah sambil kerja :) doain gue yaa blogger supaya gue di Terima di salah satu SMk negeri di jakarta :)
so?? mau liat foto Terakhir gue di sekolah SMP gue gaak?? ini diaaa
                                                                Taraaaaaaaa~~




naaah itu dia Terakhir guee jadi Murid di Sekolah menengah Pertama.
Udah boseeeeenn pake putih biru biru huhuhuu

Hmmm Terkahir gue cuma mau bilang
Thanks for my Teacher :") makasih atas ilmu yang udah kalian berikan :) Sesabar mungkin kalian mengajar aku yang labil ini.-.-
salam kangen buat Teman teman yang memanaskan hari hariku REGITA,ANISA,MEDIANA. semoga kita berjumpa dilain waktu untuk mengenang masa bully di smp :) maaf untuk semua kesalahan gue, dan terima kasih atas kehadiran kalian. gak ada lo gak rame :P
dan buat temen seperjuangan guee JAHANKASEFAA !!!!!! Sukses teruss! jangan lupain guee meski kita udah kocar kacir mencar dan gak bareng lagi.
SEKIAN;;;;;))))

Selasa, 30 April 2013

Point Saat Kumite (KARATE)

Mau ngepost tentang point point yang bisa kita dapetin saat bertanding kumite nih. semoga bermanfaat

IPPON      = 1 point
WAZARI   = 2 point
SAMBON = 3 point

IPPON
 kita dapat mendapatkan 1 point jika kita melakukan pukulan gyaku-zuki atau (chudan) dan Kisami-zuki).tekniknya dengan membaringi pukulan dan hentakan kaki.

WAZARI
kita dapat mendapatkan 2 point jika kita melakukan serangan "Maegeri atau Mawashi" tekniknya dengan kecepatan kaki dan tepat pada sasaran .

               Maegeri                                                                    Mawashi
                                                           
                         

SAMBON
kita dapat mendapatkan 3 point jika kita melakukan serangan Tendangan jodan seperti "ura mawashi,atau ushiro gery dengan gerak memutar. selain itu bantingan terhadap lawan juga memiliki skor 3 point.

contoh :
 

Sumpah karate
sanggup memelihara kepribadian
sanggup patuh pada kejujuran
sanggup mempertinggi prestasi
sanggup menjaga sopan santun
sanggup menguasai diri


@fatimahhh_

Jumat, 26 April 2013

Cerpen kehidupan

It is my story.
kisah yang gue tuangin dalam sebuah cerpen
semoga suka sama ceritanyaa :)

hujan deras mengguyur pinggir kota jakarta, tepat disaat murid murid SMA Cendana berhamburan keluar pintu gerbang.
"Sil ? mau pulang bareng jemputan gak?" tanya vero seraya menadahkan tasnya diatas kepala. "engga ver, gue mau sholat dzuhur dulu dimushola sekolah abis itu gue mau main dulu sama temen kelas gue" "ujan ujan gini masih mau main?" sila hanya menanggapi dengan senyum kecil" "yaudah gue duluan deh, kelamaan ngobrol sama lu baju gue rembes nih" sambil berlari berharap bajunya tidak basah vero menghampiri jemputan sekolah yang daritadi sudah menunggunya, sesekali vero melirik ke arah sila yang masih terdiam di pinggir gerbang.
setengah jam berlalu , sekolah sudah mulai sepi dan hujan sudah mereda, sehabis menjalankan ibadah di mushola kecil milik sekolahnya  sila berjalan ditemani sebuah gitar,tetapi tak pulang, seperti ada suatu tempat yang sudah menantinya.

sekitar 15 menit berjalan dari sekolah sila berjalan ke pinggir danau, danau yang sunyi, sepi, hanya ada hembusan angin yang mengdampinginya. duduk, memegang gitar dan terdiam. langkah sepatu terdengar mendekatinya
"sila? lo ngapain sendirian disini?" cowok beralis tebal itu seperti sudah mengenalnya sejak lama. "Esa? ko lo bisa disini? bukannyaa..." "gue dibandung? cuma 1 taun aja ko, gue mau nerusin sekolah disini, maunya sih 1 sekoah sama lo hehe" "tapi kenapa di danau ini?" pertanyaan sila seakan menjelaskan bahwa tempat ini hanya dia. tak pernah ada orang lain. "gue tinggal di belakang danau ini, tanpa tetangga , makanya gue sering kesini. sekedar jogging, atau diem gajelas kaya lu gituu haha"
lagi lagi hanya senyum kecil yang menjadi jawaban sila. seperti ingin menghangatkan suasana , Esa bergegas membuka pembicaraan "eh? masih pake seragam ko udah bawa gitar? sinii, mending gue yang maen" tanpa persetujuan sila , esa langsung mengambil gitarnya dan mulai mengalunkan sebuah lagu . 3 menit menyanyikan sebuah lagu yang sedikit nge-beet, sila masih asik dengan lamunannya. sampai sampai Esa ikut terdiam usai menyanyikan lagu dari band j-rock. sekarang hanya angin yang membuka suara.
"aku ngin menjadi mimpi indah dalam tidurmu.."  disaat dikesunyian sila menyanyikan sebuah lagu dari once. Tanpa pikir panjang esa segera mengiringinyaa. dan sepertinyaa suasana mulai bersahabat.

setelah asyik berbincang bincang dengan teman lamanya itu, sesekali sila melirik jam tangannya. melihat itu Esa membuka pembicaraannya kembali "udah jam 3, lo gak pulang? gue anter yah?" sila berfikir sejenak sebelum akhirnya iya menyetujui ajakan Esa. danau kembali pada kesunyiaannya
stg jam-
"gue anter sampe sini aja ya sil?" "loh? nggak mampir dulu?" "kapan kapan aja deh, gue kan mesti ngurusin surat pindah gue ke SMA cendana, sekolah lo kan?" meski sedikit bingung dengan kehadiran Esa secara tiba tiba , dan mengetahui sekolahnya,iya masuk dengan langkah keil "oh gitu, yaudah, thanks sa udah nganterin" motor ninja hijau itu lamalama lenyap dari halaman rumah sila.
sesampainya di pintu sila seperti ragu akan kepulangannya, entah apa yang dipikirkan , dia seperti tak mau pulang kerumah sederhananya itu.
"assalamualaikum" dipojok ruang tamu seorang cewek berambut panjang menatap sila dengan tajamnya "waalaikum salam! ngapain lo pulang? mau numpang makan? atau numpang tidur? maen aja gih sampe pagi ! gausah pulang sekalian. gak ada gunanya juga kan lo dirumah ini? gue sih gak peduli ya lo mau pulang atau engga,  tapi nyokap bawel tuh nyariin lo" ternyata cewek itu zahra , kaka dari sila. seperti menjadi jawaban mengapa iya menunda waktu untuk pulang kerumah, karena iya sudah mengetahui bahwa ka zahra sedang libur kuliah dan ada dirumah. prinsipnya "menghindar lebih baik"  "gausah pulang mba sekaliaann! gak rugi ko guee!" masih terdengar omelan zahra dibalik pintu kamarnya"
azan ashar melenyapkan omelan ka zahra, sila bergegas mengambil air wudhu dan segera sholat ashar. dibalik sholatnya iya menyelipkan sebuah doa "ya allah aku sadar bahwa keluarga adalah segalanya, keluarga adalah anugrah terindah, keluarga adalah harta yang paling berharga, tapi? kenapa dia seakan menyingkirkan ku? kebencian selalu terliat jika aku ada didepannya. cacian, hinaan, kesalahan. itu semua selalu dilimpahkan kepadaku. aku tak kuat menerima semua itu dari orang yang sedarah dengan ku. aku ingin ini semua berakhir. entah dia, atau aku yang harus pergi-_-"

matahari telah bersembunyi, kini hanya kegelapan yang menemani.
seakan tak mau ada keributan, sila bertahan dengan buku pelajarannya di ruang tivi, sedangkan ka zahra asik di kamar. maklum, rumah yang hanya memiliki 2 kamar , mengharuskan sila dan ka zahra membagi 1 ruang untuk mereka berdua.
lagi lagi seperti menjadi rutinitas bagi sila untuk mendengar omelan ka zahra  . walaupun sulit dimengerti , hanya status sebagai kaka yang membuat sila diam tak membantah.
"eh! kalo nggak bisa diatur mending tidur luar aja! buku pelajaran lo itu nyampah tau nggak! ngapain pake dimeja belajar gue segala"
bodohnya, Sila salah meletakkan buku tulisnya di meja belajar ka zahra, dia lgsg bergegas menuju kamar untuk memindahkan buku itu. tetapi niat baik itu seakan rapuh saat dia membuka kamarnya . semua buku berserakan di lantai dan berhamburan tak teratur. sila terperosot dan duduk dibalik pintu sambil bergumam kecil "harus dengan cara ini? hanya karena 1 buku, semuanya hancur? berantakan?" tak berlama lama dia segera merapikan semua buku yang berhamburan di lantai dan kembali ke luar.
malam semakin larut , ka zahra mulai tertidur, Sila sedikit merasakan kedamaian dirumah ini, rumah yang tak pernah bisa membuat dia tersenyum.
tiap hari iya tidur di sofa ruang tamu karena tak nyaman jika sekamar dengan ka zahra, kamar itu hanya sebagai tempat buku dan baju baju dia menetap, tanpa dia. seperti sudah terbiasa dengan keadaan ini, iya selalu berbekal selimut tebal untuk melindungi dirinya dari kedinginan. dan jika ayah atau ibunya bertanya "mengapa sila tidak tidur dikamar" jawaban singkat selalu dilontarkan sila "di kamar panas" meskipun iya tau berbohong bukan hal yang baik, iya lebih memilih berbohong untuk menghindari yang buruk.

memiliki keluarga yang utuh bukan jaminan kebahagiaan, tetapi memiliki ketulusan yang utuh adalah cermin sebuah kekeluargaan.
. hidup bukan pilihan. karena semua yang ada dikehidupan harus kita jalani. kebahagiaan atau hal menyakitkan-

@fatimahhh_